AstroNesia ~ Berikut ini beberapa gambar spektakuler dari Gerhana Bulan Supermoon yang terjadi pada tanggal 28 September yang diambil dari beberapa tempat di dunia.
Fenomena ini sangat langka karena menggabungkan dua fenomena astronomi terdasyat, yakni gerhana bulan dan fenomena supermoon. Supermoon terjadi saat bulan berada pada posisi terdekatnya dengan Bumi.
Seperti apa rupanya? Yuk kita lihat
1. Gerhana Bulan Supermoon di Manatee County, Florida (Victor Rogus)
2. Gerhana Bulan Supermoon terbit di Las Vegas, bulan terlihat seperti Death Star
3. Gerhana Bulan Supermoon diatas Monumen Washington di Washington, DC (Aubrey Gemignani)
4. Gerhana Bulan Supermoon dari Gedung Capitol Colorado di Denver (Bill Ingalls)
5. Gerhana Bulan Supermoon di atas Tuscon, Arizona (Sean Parker)
6. Gerhana Bulan Supermoon di Gedung Empire State di New York (Joel Kowsky)
7. Gerhana Bulan Supermoon dari Mt. Lemmon SkyCenter in Arizona.
Itulah beberapa gambar indah dari gerhana bulan supermoon yang astronesia dapat kumpulkan....
Tampilkan postingan dengan label Gerhana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gerhana. Tampilkan semua postingan
Live Streaming Gerhana Bulan Supermoon 28 September 2015
AstroNesia ~ Di AS, Kanada, dan Amerika Tengah dan Selatan, fenomena Gerhana Bulan Supermoon ini akan dimulai pada petang tanggal 27 September 2015. Di Eropa, Asia Selatan / Tenggara, Afrika, Kutub Utara, serta di Samudra Pasifik, Atlantik , dan Hindia gerhana ini akan dimulai setelah tengah malam pada tanggal 28 September 2015.
Di Indonesia, gerhana ini tidak terlihat karena terjadi siang hari. Fenomena yang disebut dengan gerhana bulan total ini terjadi pada tanggal 28 Sept pukul 08.07 WIB sampai 11.27 WIB. Jadi, seluruh wilayah Indonesia tidak ada yang bisa melihatnya.
Tapi tenang saja, walaupun kita tidak melihat di langit kita, anda masih bisa melihat fenomena langka ini melalui layar komputer, nonton live streaming.
Slooh Community Observatory akan menyiarkan secara langsung fenomena ini yang akan dimulai pada pukul 07:00 WIB dari beberapa benua, termasuk siaran dari Stonehenge. Silahkan masuk disini untuk melihat Live Streamingnya dari Slooh : Mega Harvest Moon Eclipse
NASA TV juga akan menyiarkan fenomena ini pada pukul 07:00 WIB juga, yang akan diambil dari
Marshall Space Flight Center di Alabama, Observatorium Griffith di Los Angeles, Planetarium Adler di Chicago, dan Observatorium Fernbank di Atlanta.
Broadcast live streaming video on Ustream
Gerhana Bulan Supermoon Menawarkan Resiko Dan Kesempatan Ilmiah Pada Wahana Pengorbit Bulan
![]() |
| Ilustrasi wahana NASA Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) |
AstroNesia ~ Gerhana Bulan Supermoon langka akhir pekan ini akan menawarkan risiko dan kesempatan ilmiah wahana antariksa NASA yang mengorbit bulan.
Tetangga terdekat bumi akan gelap gulita pada Minggu malam (27 September) waktu Amerika Utara selama gerhana. Hal ini disebabkan oleh Bumi yang menghalangi bulan dari sinar Matahari. Fenomena ini akan menjadi gerhana bulan supermoon karena pada saat gerhana, bulan berada pada posisi terdekatnya dengan Bumi. Gerhana seperti ini terakhir terjadi pada 1982 dan akan terjadi lagi pada tahun 2033.
"Kami memiliki metode, dan bekerja dengan baik," kata perencana operasi sanis Dawn Myers, dari NASA Goddard Space Flight Center di Greenbelt, Maryland, mengatakan dalam sebuah pernyataan. "Itu selalu membuat stres selama pendekatan gerhana, tapi kami mengikuti prosedur yang sama setiap kali, dan kami belum punya masalah."
Prosedur tersebut awalnya mematikan sistem LRO untuk menghemat daya baterai dan baru diaktifkan ketika matahari muncul lagi. Tetapi anggota tim misi mendapat pengalaman selama bertahun-tahun (LRO diluncurkan pada bulan Juni 2009) dan mereka memiliki cukup percaya diri untuk mengambil beberapa data selama gerhana bulan.
Sebagai contoh, selama gerhana terakhir, LRO mengaktifkan instrumen Diviner untuk melacak suhu permukaan bulan yang tidak terkena sinar matahari sampai terkena sinar matahari lagi. Suhu ini dapat berubah secara dramatis, mengubahnya sekitar 280 derajat Fahrenheit (156 derajat Celsius) hanya dalam beberapa menit, kata para pejabat NASA.
Misi Lunar Reconnaissance Orbiter memetakan bulan secara detail yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan akan beroperasi sampai Oktober 2016. Wahana ini memiliki ukuran seperti mobil kecil dan membawa tujuh instrumen sains yang berbeda (yang sebagian besar akan dimatikan pada hari Minggu saat gerhana).
Langganan:
Postingan (Atom)








